Brow, Brow, and Brow

Belakangan ini, gue lagi semangaaat banget belajar ngebentuk alis. Mungkin karena tren alis tebel mulai menanjak lagi di tahun 2014, atau mungkin juga karena gue penasaran. Abis kok gue gak bisa-bisa yaa, kirain gampil T__T

Padahal, did you know that, bentuk alis sangat mempengaruhi bentuk wajah lho.

Mari coba lihat:

image(2)

Ini bentuk alis gue dulu. Yak betuuul sekali. Nggak berbentuk. WAHAHAHA. Now check this out :

image

Ini bentukan alis yang gue pelajarin belakangan ini. Kemaren ada kesempatan praktek, yaudin yuk mariii. Eh ternyata hasilnya lumayan lho, horeee!

What I use :

Untuk bingkainya, gue pake pensil alisnya Revlon. Tapi pensil alis hanya digunakan untuk bingkai ya. Kalo untuk ‘mengisi’ atau ngarsir-nya, gue pake eyeshadow cokelat tua. Kenapa begitu? Tujuannya supaya nggak ketebelan, dan tetep alami. But then again, nggak masalah juga sih pake pensil alis untuk ngarsir kalo emang tujuannya bikin alis super tebel. Hihi.

Selamat mencoba!

Advertisements

Maybelline – The Falsies Volum’ Express

Hae, beautiful :>

Udah jutaan tahun nggak ngeblog di sini gara-gara sibuk sama blog sebelah, aku jadi kangen. Nah makanya hari ini mau nge-review Maybelline – The Falsies Volum’ Express ah ๐Ÿ˜€

Sebelumnya, akhirnya gue beli mascara ini karena beberapa temen emang merekomendasikan, dan yang paling penting… harganya murah ๐Ÿ˜†

Tapi ternyata hasilnya oke banget loh. Bonus lagi, nggak perlu dijepit deh bulu matanya. *lempar penjepit bulmat* Asik kan? Waterproof pula.

hasilnya :> (tanpa penjepit bulmat)

Kalo bulu mata-nya udah panjang, biasanya penjualnya emang akan merekomendasikan mascara untuk menambah volume aja. Tapi menurut gue, mascara ini punya double function, menambah volume, tapi juga bisa dipakai untuk melentikan. Belum lagi harganya yang sangat affordable. Highly recommended. Asiknya, Maybeline – The Falsies Volum’ Express ini tersedia di Drug Store atau Department Store kok.

Jadi, selamat mencoba ya, beauty geeks!

Beautiful Tees from Sarah and Her Closet

Bekerja sama dengan Toko Bahagia oleh saputraroy.com, Sarah and Her Closet mempersembahkan premium tees cantik ini, dengan slogan kuat yang membawa pesan bahwa cantik tidak harus putih, tinggi, dan langsing.

Cantik itu masalah mind set dan kepercayaan diri. Dan gue sangat percaya, bahwa setiap wanita berhak menjadi cantik… dengan definisinya sendiri.

Kalo mau order, bisa langsung baca detailnya di sini, karena sekarang Toko Bahagia lagi Open PO untuk Batch I.

Souuu, Have you got yours? ๐Ÿ™‚

Long & Short. Which One?

Berhubung gue udah kangen banget sama rambut panjang gue, akhirnya Sabtu minggu lalu, gue memutuskan berkenalan dengan teknologi… hairclip.

Terima kasih kepada yang menciptakan, siapapun itu. Teknologi ini sangat cantik, brilian, dan membantu cewek-cewek yang sok berani potong pendek abis itu kangen punya rambut panjang dan bisa dimacem-macemin kayak gue.

Before :

image

After :

I got my long hair back. YAY!

My Bestfriends

Setiap wanita pasti punya outfit, aksesoris, atau sepatu yang adjustable untuk dipakai ke mana aja. Gue menyebut mereka ‘sahabat’, karena sifatnya yang emang bisa diandalkan kapan saja ๐Ÿ™‚

Nah di postingan kali ini, gue mau memperkenalkan sahabat-sahabat gue :> Yuk!

Fedora Hat

Buat gue, Topi Fedora adalah aksesori yang hampir selalu bisa dipadupadankan dengan outfit jenis apapun, untuk menampilkan kesan high end. Nolong banget kalo lagi pusing mau pake aksesoris apa, terlebih setelah rambutnya pendek begini ๐Ÿ™‚

Cinderella Purse

Beginilah gue menyebut tas cantik ini. Bahannya kaca, dan beberapa waktu lalu gue beli di Sarah’s Shop (eaaaak). Serunya, tas ini bisa banget dipake ke pesta, tapi juga nggak masalah dibawa jalan-jalan di mall. Intinya, suitable for any condition ๐Ÿ™‚

Black-Pump-Shoes

Salah satu heels kesayangan yang paling sering gue pake untuk menghadiri acara-acara resmi, maupun sekedar nge-date di cafe. Cantik, cukup menunjang untuk meng-upgrade tinggi badan gue, dan yang paling penting: nyaman. ๐Ÿ™‚

Black-Mini-Dress

a-must-have-item. Bisa dipake ke pesta, kalo pingin tampil sexy tapi simpel. Bisa juga buat jalan ke mall atau cafe, tinggal dipaduin aja sama cardigan atau outter. Atau bisa juga dipake ke kantor, tinggal di-mix sama blazer kayak yang gue pake, dan voila! ๐Ÿ™‚

Itulah ke empat ‘sahabat’ yang paling rajin keluar masuk lemari gue. ‘Sahabat’ yang paling bisa gue andalkan di hampir seluruh occasion maupun event. Kalian punya juga, nggak?

Foundation Brush VS Stippling Brush

Untuk yang follow gue di twitter (@sarahpuspita), pasti tau kemarenan gue sempet ngomongin make up brushes melulu, bahkan sampe bikin kultwitnya dua hari berturut-turut. Iya, itu akibat gue kelebihan informasi. Berhubung gue adalah tipe yang selalu nyari tau dulu produk yang mau gue beli, kemudian bikin perbandingan, kemudian baru memutuskan mau beli merk apa. Jadi kemaren, sebelum beli brush, gue browsing ke sana ke mari dan melahap seluruh review atau website apapun yang bisa memberikan informasi tambahan tentang make up brush.

Salah satu yang paling oke adalah website ini : http://sweetmakeuptemptations.com/ ๐Ÿ˜€

Setelah membaca dari berbagai sumber, juga dapet saran dari sahabat-sahabat yang sudah jauh lebih expert urusan make up, akhirnya gue memutuskan untuk membeli ini :

Image

null_zpsd3e9fd10

Sebenernya, gue udah punya aplikator foundie yang selama ini gue pake, foundation brush dari Oriflame. Ini nih bentuknya :

foundation brush (Oriflame)

foundation brush (Oriflame)

Sayangnya, harus sabar banget pas di pake, karena nggak bisa langsung merata. Bahkan nggak jarang, setelah pake brush, masih harus gue rata-in sendiri pake tangan. Repot ๐Ÿ˜ฆ

Makanya gue memutuskan untuk mencoba stippling brush, dan ternyata memang jauh lebih praktis, cepat, dan mudah!

Nah, buat temen-temen yang ngalamin permasalahan yang sama, stippling brush bisa jadi pilihan ๐Ÿ™‚ Kalo baru mau coba, bisa pilih merek ELF atau Real Technique, yang harganya masih lumayan bersahabat sama kantong. Atau kalo mau yang bagus, Sigma bisa jadi pilihan ๐Ÿ™‚ Walaupun produk mereka nggak masuk Indonesia, banyak kok online shop-online shop yang menyediakan jasa pembeliannya. Yey!

Lalu bagaimana dengan nasib foundation brush gue?

Akhirnya gue jadiin dia concealer applicator, dan surprisingly, it works even better for concealer than for foundie.ย Double yey!

New Hair Cut!

Outter (Banana Republic), Tank Top (Zara), Banded Skirt (Unbranded), Bag (@BagnSac), Shoes (Wondershoe)

Sebelumnya, happy new year teman-teman Sarah & Her Closet :*Udah setahun gue nggak posting di sini sanking sibuk ngurusin anak yang satunya lagi. Maapkeun ya :>

Dan sekarang, postingan awal tahun ini gue muncul dengan… RAMBUT BARU!AHEY!

Sepanjang sejarah, inilah potongan rambut terpendek sepanjang hidup gue. Biasanya gak pernah berani, tapi berhubung gue pikir gue bakalan penasaran terus kalo nggak dicoba, akhirnya gue memberanikan diri. Susahnya, kudu ngeblow terus setiap hari. Tapi senangnya, banyak yang bilang cocok, walaupun biasanya berakhir dengan, “tapi lo jadi agak chubby ya?”

Hihi.

Si pesek dan tas baru kesayangan dari @BagNSac :>

BB Cream VS Foundation

mattenotflat s1096908-main-Lhero

Foundation (Alas Bedak)ย memiliki fungsi utama meratakan warna kulit, menutupi noda-noda hitam serta ketidaksempurnaan yang lain, khususnya pada wajah. Karena fungsi utamanya adalah menyempurnakan, maka teksturnya biasanya lebih kental. Hal ini bertujuan agar coverage yang dihasilkan menjadi flawless.

Sayangnya, teksturnya yang berat kadang menyebabkan foundation kurang ramah di kulit jika dipakai setiap hari.

!B2dZsT!EWk~$(KGrHqEOKikE)RFWBYUqBMimzVOvvQ~~_35IMG_6564

BB Cream (Blemish Balm Cream) bukan hanya berfungsi untuk menutupi noda pada wajah, namun juga sebagai pelembab, perangsang regenerasi kulit baru, juga dapat memperbaiki jaringan sel kulit yang rusak. Singkatnya, BB Cream merupakan perpaduan dari moisturizer dan foundation. Jadi, pemakaian BB Cream tidak perlu didahulukan oleh pelembab. Teksturnya juga cenderung lebih ringan dan bersahabat dengan kulit, karena kandungannyaย  BB Cream juga memiliki SPF yang lebih tinggi ketimbang foundation.

Kekurangan dari BB Cream adalah, karena formulanya yang ringan, coverage yang dihasilkan biasanya tidak semulus dan se-tahan lama coverage dari foundation. Pilihan warnanya juga tidak sebanyak foundation, karena fokusnya adalah penutup noda sekaligus treatment pada wajah. Biasanya, hanya tersedia pilihan warna light dan dark.

Jadi, mana yang lebih baik?

Kalo aku, untuk daily make up (ke kantor, ke kampus, dst) lebih prefer ke BB Cream, karena formulanya yang lebih ramah sama kulit. Kalo untuk pesta, nge-date, atau acara-acara lainnya, baru pake foundation, tujuannya juga supaya make up-nya bertahan lama dan cover-nya lebih sempurna.

Punya keduanya lebih baik, lalu sesuaikan pemakaiannya dengan kebutuhan ๐Ÿ™‚

Tag : @arumwijaya